VIRUS MALINGSIA DAN CARA MEMBASMINYA

Bangsa Indonesia tercinta ini memang sangat kaya akan sumber daya (SDA, SDM, dan Sumber Energi) dan budaya. Karena sangking banyaknya kekayaan itu, “negara tetangga” beberapa kali mengklaim “produk” bangsa Indonesia menjadi produk negaranya. Otomatis bangsa kita, yang rasa cinta tanah airnya begitu kental, naik pitam.
Istilah-istilah untuk mendukung bangsa ini muncul, seperti “Ganyang Malaysia”, “Malingsia” dll.
Nah ada yang unik juga dengan nama sebuah virus komputer. Pembuatnya memberi nama virus tersebut “Malingsia”. Saya tidak begitu paham alasan kenapa virus itu diberi nama “Malingsia”. Kalau dibilang cinta tanah air dan “membenci” negara tetangga, kok aneh juga. Karena bagaimanapun juga, virus tersebut jelas-jelas merusak file yang berekstensi .doc atau file yang dihasilkan dari program Microsoft Word. Virus ini mengubah file Ms.Word Anda menjadi sebuah aplikasi dengan ukuran file 681 kb. Icon file ini sama dengan icon Ms.Word dengan nama file sama dengan nama file Anda. JIka file ini Anda klik, maka tidak akan keluar file yang Anda inginkan (file Ms.Word Anda), kalaupun bisa pasti font-nya kacau balau.
Saya bertemu dengan virus ini pertama kali pada saat mengikuti pelatihan pelayanan musik gereja pada 13 September 2009 di laptop yang digunakan untuk presentasi. Terang saja sang penyaji jadi kalang kabut karena filenya tidak bisa dibuka. Untungnya dia bawa back up data di flahdisk.
Virus ini terdeteksi oleh antivirus hasil karya anak negeri yaitu SmadAV.
SmadAV juga bisa menyelamatkan file Anda yang terserang virus, walau tidak semuanya 🙂
Tapi saya sangat merekomendasikan antivirus ini digunakan di komputer atau laptop Anda.

Berikut tips-tips menghindari virus Malingsia:
1. Pastikan bahwa autoplay Anda dimatikan. Caranya Start-Run, ketik “gpedit.msc” (ga pakai tanda petik), pada Computer Configuration, pilih Administrative Template/System, lalu cari “Turn off Autoplay”, dobel klik, lalu pilih enable, pada bagian bawahnya “CD-ROOM” diganti “All drives” lalu OK. Hal ini harus dilakukan, karena seringkali virus berjalan otomatis ketika CD/FlasDisk dimasukkan ke komputer/laptop Anda. Jadi hal ini cukup ampuh untuk menangkal virus, kecuali kalau Anda sengaja meng-klik virusnya.
2. Ganti icon folder maupun icon Ms.Word dengan yang tidak standard. Misalnya icon folder yang standardnya berwarna kuning, ganti dengan yang warna biru (silakan cari icon yang lucu-lucu). Untuk icon Ms.Word ganti dengan yang tidak standard. Hal ini tidak harus dilakukan, tapi seringkali virus menyamar menggunakan icon-icon standard windows dan Microsoft. Cara ganti icon bisa pakai Tune Up Utilities – Styler
3. Sebelum membuka file Ms.Word, sebaiknya di view details aja, karena akan terlihat apakah file itu benar-benar file Ms.Word atau sudah berganti menjadi Application. Kalau Application, berarti file Ms.Word Anda sudah terinfeksi virus.
4. Show/unhide file-file yang hidden. Caranya: Pada windows explorer, klik Tool – Folder Option, pada tab view di bagian “Hidden files and folders” pilih “Show hidden files and folders”. Lalu hilangkan tanda pada 2 opti dibawahnya (yang hide-hide itu). Dengan cara ini file-file yang tersembunyi (disembunyikan virus) akan terlihat. dan ekstensi file Anda juga terlihat, misalnya .doc, .ppt, dll, pastikan bukan .exe (kecuali program), karena itu virus!
5. Kalai Anda menemukan file Anda sudah terinfeksi, hapus aja file tersebut dengan cara klik satu kali file yang terinfeksi virus, lalu tekan “Shift+Delete” pada keyboard. Kalau capak menghapus satu per satu, pakai software Killer Machine aja.

Itu yang bisa saya bagikan hari ini. Silakan berikan masukan dan komentar Anda. Terimakasih.

3 Replies to “VIRUS MALINGSIA DAN CARA MEMBASMINYA”

  1. SAYA PUNYA USAHA RENTAL YG TIAP X SERING KELUAR MASUK FLASDISC.
    CARA DIATAS UDAH SAYA LAKUIN TP TIAP X FLASDISC PELANGGAN MASUK (FLASDISC NYA UDAH TERSERANG VIRUS) LAPTOP SAYA KEMBALI TERSERANG JUGA DAN TRIK DIATAS MASIH AJA GA BISA BOS…
    GIMANA CARANYA SUPAYA TERLEPAS DARI JERITAN INI.’
    HHEEEEEE.
    TOLONG DIJAWAB

    1. Pertama-tama saya ucapkan terimakasih sudah mengunjungi blog saya yang belum sempurna ini, 🙂
      Untuk komputer Bapak Andre yang digunakan untuk rental memang sangat rawan sekali sebagai penerima dan penyalur virus yang berasal dari flashdisk pelanggan.
      Sebenarnya tips saya di atas sudah cukup mumpuni Pak, coba Bapak perhatikan detail kelima tips di atas, karena kelima hal ini akan terkait.
      Tips nomor 1 itu wajib Pak (untuk pengguna windows XP Profesional – selain OS ini silakan cari di help & support). Kalau autoplay sudah dimatikan, virus tidak akan secara otomatis atau berjalan sendiri tanpa ada perintah dari manusia (baca: klik).
      Rental Bapak rental laptop ya?
      Saya baca di forum antivirus Indonesia (Smadav) di sini, virus tersebut sudah bisa dideteksi Pak.
      Saran saya Pak:
      1. Instal antivirus lokal (Smadav, PCmav, Ansav – salah satu) dan internasional (AVG, Avira, dll – salah satu juga). Silakan cari dan download di download.com atau googling aja.
      2. Minimal sebulan sekali scan komputer (semua drive) dengan antivirus yang sudah diinstal.
      3. Gunakan tips nomor 1-5 dengan benar 🙂 terutama nomor 3.
      4. Karena menurut saya virus ini tidak merusak sistem dan hanya menginfeksi file-file, maka tidak perlu menginstal ulang OS (Windows/Linux).

      Demikian Pak saran-saran dari saya, maaf bukan bermaksud menggurui. Kalau masih ada pertanyaan, jangan sungkan untuk memberi komentar lagi 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.